JOMBANG — Menyikapi maraknya paparan situs terlarang di kalangan pelajar, Erlangga Computindo menggandeng Kepolisian Resor (Polres) Jombang menggelar kampanye bertajuk “Goes to School: Edukasi dan Kampanye Pencegahan Judi Online Bagi Remaja”. Kegiatan edukatif ini diselenggarakan di SMK Pusat Keunggulan (PK) Dwija Bhakti 1 Jombang pada Rabu pagi (7/10/2026).

Ketua Pelaksana kegiatan dari Erlangga Computindo, Ali Hafidz, menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiatif jangka panjang yang menyasar institusi pendidikan setingkat SLTA. SMK Dwija Bhakti 1 Jombang terpilih menjadi lokasi perdana dimulainya kampanye ini.

“Sasaran kita sekitar 10 sekolah, dengan target pelaksanaan rutin per bulan satu hingga dua sekolah. SMK Dwija Bhakti 1 ini adalah titik yang pertama,” ujar Ali Hafidz di sela-sela kegiatan.

Hadir sebagai narasumber utama dalam edukasi ini adalah Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Jombang, AKP Pranan Edi, M.H. Di hadapan para siswa, perwira kepolisian tersebut membedah modus operandi situs judi online yang sengaja dirancang menyerupai permainan (game) yang penuh tantangan.

Mekanisme tantangan inilah yang memicu efek kecanduan psikologis yang parah pada remaja. AKP Pranan menegaskan bahwa begitu seseorang terjerat adiksi, dampaknya akan meluas secara destruktif. Mulai dari hancurnya kehidupan pribadi, krisis keuangan keluarga, hingga bermuara pada peningkatan angka kriminalitas di tengah masyarakat.

“Pokoknya kalau ada situs judi online, blokir saja,” pungkasnya tegas.***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *