JOMBANG—Memasuki tahun kedua berdirinya Ekstrakurikuler Robotika, SMK Pusat Keunggulan (PK) Dwija Bhakti 1 Jombang melakukan langkah strategis yang agresif. Demi mendongkrak prestasi siswa di kancah nasional, pihak sekolah resmi menggandeng tenaga ahli profesional dari luar untuk menjadi pembina utama.

Langkah ini bukanlah tanpa alasan. Pada tahun pertamanya (2025), tim robotika yang saat itu dilatih secara mandiri oleh guru kelistrikan internal sekolah telah berhasil menunjukkan potensi besar. Mereka sukses menyabet Juara Harapan 1 kategori Program Logic Controller tingkat SMK/MA pada ajang bergengsi 5th Robofest National Competition di Universitas PGRI Madiun (UNIPMA).

Staf Kesiswaan SMK Dwija Bhakti 1 Jombang, Artor Mutaziin, menjelaskan bahwa pencapaian tahun lalu menjadi pemicu semangat untuk tampil lebih maksimal tahun ini.

“Tahun ini sudah tahun kedua. Tahun kemarin dilatih oleh guru listrik sendiri, baru tahun ini kita rekrut guru dari luar. Harapannya, dengan mendatangkan guru ahli dari luar, prestasi kita bisa menjadi lebih baik lagi,” ujar Artor.

Sosok yang dipercaya menakhodai tim robotika tahun ini adalah Ismail Harianto, M.Pd., seorang pegiat dan pengembang pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) & Robotika yang memiliki rekam jejak mentereng. Di bawah asuhannya, para siswa dibekali kurikulum terstruktur (roadmap), mulai dari perakitan robot Obstacle Avoider, Line Follower, hingga target akhir pembuatan Robot Transporter yang siap tanding.

Perekrutan tenaga ahli ini selaras dengan visi tegas manajemen sekolah terkait arah pembinaan siswa. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, M. Yusuf Hamzah Taufiq, menegaskan bahwa setiap program ekstrakurikuler di SMK Dwija Bhakti 1 harus berorientasi pada pencapaian prestasi.

“Dalam merekrut pembina ekstrakurikuler, kita perlu memiliki tujuan dan target yang jelas, khususnya dalam mengembangkan potensi peserta didik agar mampu berprestasi melalui berbagai kompetisi,” tegasnya.

Yusuf menambahkan bahwa pihaknya telah menyelaraskan visi tersebut dengan pembina yang baru. “Guru Robotik juga sama, ketika masuk sudah saya tanya tentang target-target ke depannya. Alhamdulilah, beliau memang sangat kompeten di bidangnya,” pungkas Yusuf optimis.***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *